Setiap insan yang hidup di dunia tentu menginginkan umur yang panjang sebab kerap kali umur yang panjang diartikan bahagia karena memiliki banyak waktu untuk menikmati hidup bersama orang yang kita cintai serta merajut cerita yang menyenanngkan dan unik. Namun jika hanya umur saja yang panjang tidak menjamin hidup yang baik, banyak orang yang hidup lama tetapi tidak membawa kebaikan sehingga akhirnya hidup sia-sia.
عَنْ أَبِي بَكْرَةَ أَنَّ رَجُلاً قَالَ : يَارَسُوْلَ اللهِ أَيُّ النَّاسِ خَيْرٌ؟ قَالَ: مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ. قَالَ: أَيُّ النَّاسِ شَرٌّ؟ قَالَ: مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ (رواه أحمد)
Dari Abu Bakrah ra., bahwa seorang laki-laki berkata, "Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling baik?" Beliau menjawab, "Orang yang panjang umurnya dan baik amalnya." Laki-laki itu bertanya lagi, "Lalu siapa manusia yang paling buruk?" Beliau menjawab, "Orang yang panjang umurnya namun buruk amalnya." (HR. Ahmad)
Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita bahwa umur yang panjang diiringi dengan amal yang baik semasa hidupnya menjadi kriteria manusia terbaik. Sebaliknya pula memiliki umur yang panjang namun tidak diiringi dengan amal yang baik menjadikan seseorang yang terburuk. Hadits ini mengajarkan bukan seberapa lama kita hidup di dunia melainkan bagaimana kualitas diri dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Waktu merupakan aset paling penting dan berharga sebab kita tidak dapat mengembalikannya. Mulailah dengan hal-hal kecil namun istiqomah dalam mngerjakannya seperti sholat tepat waktu, menolong teman serta sedekah, konsisten lebih penting dari pada jumlah sekaligus. Mari kita hidup dengan kualitas diri terbaik dengan amal dan prilaku yang baik dengan orang sekitar.
Jika kita hanya melewatkan waktu untuk hal yang tidak bermanfaat atau sia-sia umur yang panjang pun tidak akan menjamin kebahagian. Misalnya seharian hanya untuk bermalas-malasan belajar atau beribadah.
Hadits ini menegaskan bahwa umur yang panjang saja tidak cukup untuk menjadikan manusia terbaik. Kebaikan seseorang ditentukan oleh kebaikan yang ia lakukan oleh sebab itu pergunakanlah dengan bijak umur yang telah Allah berikan jangan sampai menyesal di kemudian hari.