Rumit

Tuhan, Maafkan aku

Yang selalu mengeluh dengan keadaan


Kenapa seperti ini?

Kenapa harus aku yang merasakan?

Kenapa serumit ini?


Tetapi, aku ingin tau setabah apa aku menunggu

Saat kenyataan tidak lagi memberi kesempatan

Meski hanya untuk berharap


Karena, semuanya sudah tertakar

Dan tidak pernah tertukar, apalagi

Sebuah takdir yang sudah tertulis. Jadi,

Berdo’alah yang terbaik

Subscribe Subscribe