Perseteruan Hati

Benarkah yang kau ucapkan itu?

Tutur mu seolah benar kau mencintaiku

Atma ini tak henti memikirkan akara mu

Rahsa yang tak menentu hadir di benakku


Renjana kali ini membuatku lunglai

Kalbu ku terasa jejal tanpa sebab

Ceruk kesedihan di diriku telah bernas

Haruskah kebersamaan ini usai?


Aku mohon jangan biarkan ku terpuruk seorang diri

Bukankah sering kau berkataingin menggenggam tangan ini?

Menghapus jarak yang kian membenani hati

Tapi ketahuilah, jika ini takdir sang ilahi,

Maka ku persilahkan kau pergi

Subscribe Subscribe