Pada tanggal 21 Oktober 2018. Hari minggu, Pondok Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah mendapat kan kesempatan untuk mengikuti acara Santri Nasional yang berada di Kota Bandung, yang biasa nya Pondok Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah hanya diundang di Islamic Center namun, hari ini Pesantren Al-ATAZ mendapatkan kesempatan dari kementerian agama untuk hadir di Kota Bandung, yang tidak semua Pesantren di Kota Bekasi ikut ke sana yaitu hanya Pesantren Al-ATAZ, dan tiga Pesantren lain nya. Namun, yang pertama adalah Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah.
Puncak Hari Santri Nasional ini diadakan di bandung yang mana akan di meriah kan oleh Nisa Sabyan dan di hadiri oleh Bapak Presiden Joko Widodo.
Ribuan santri berkumpul di  Lapangan Gasibu, Bandung. Untuk meramai kan Hari Santri Nasional.

“Sejarah telah mencatat peran besar para ulama dan santri dalam masa perjuangan kemerdekaan, dalam menjaga NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang selalu menjaga ke jalan kebenaran dan ke jalan kemajuan,” Kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Santri Nasional 2018, di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/10) malam.

Menurut Presiden Jokowi, Indonesia memiliki 714 suku dengan agama yang berbeda-beda, penduduk 263 juta yang hidup dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Hidup di 17 ribu pulau, 34 provinsi, 514 kabupaten dan kota.

Tanggal 22 Oktober merupakan Hari Santri Nasional yang merupakan penghormatan dan rasa terima kasih Negara kepada para alim ulama, para kiai, para habaib, para ajengan, para santri, dan seluruh komponen bangsa yang mengikuti teladan para alim ulama, para habaib, para ajengan, para kiai.

 Santri Al-Hidayah Al-Mumtazah ikut hadir dan menyaksikan puncak Hari Santri Nasional yaitu di Bandung, mereka merasa senang bisa melihat Bapak Presiden JokoWidodo memberi sambutan dan semua santri pun ikut bernyayi bersama Nisa Sabyan, penyayi frovorit para Santri menurut ketua panitia. Bukan hanya santri yang ikut hadir merayakan puncak Hari Santri Nasional itu melainkan masyarakat bangsa Indonesia ikut meramai kan acara tersebut