Pada tanggal 27 Juni 2021 tepat pada hari minggu Pondok Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah mengadakan acara yaitu wisuda atau haflah yang diadakan di gedung Pesantren yang baru saja selesai dibangun dan alhamdulillah bisa digunakan untuk pertama kalinya pada acara wisuda ini.

Pembawa acara dalam acara ini ialah Haniya Saidah dan Dinda Cahaya Ramadhan dari kelas V Muallimin, acara diawali dengan pembacaan qiroatul quran yang dibawakan oleh Ustad Arif Zakariya, setelah itu acara dibuka oleh pimpinan dan pengasuh Pesantren dengan pembacaan basmallah dan acara selanjutnya adalah sambutan-sambutan yang disampaikan oleh: Ketua NIHAIE, Pimpinan Pesantren, wisudawan Ariyanto.

Acara wisuda ini dimulai pada jam 07:15 WIB sampai jam 11:45 WIB, dan alhamdulillah acara ini berjalan dengan lancar meski wisuda angkatan IX berbeda dengan tahun sebelumnya yaitu tidak dihadiri oleh ke dua orangtua atau pun saudara karena di masa pandemi sekarang ini tidak memungkinkan mereka untuk bisa hadir.

“Dengan di wisudanya kami bukan berarti masa belajar kami telah selesai karena masih ada jenjang yang harus kami lalui terlebih pendidikan dalam bermasyarakat sebagai implementasi teori dan prakter yang kami peroleh dari Pondok tercinta,” tutur Ariyanto dengan tegas, itu adalah salah satu kutipan perkataan sambutan yang dibawakan oleh wisudawan.

“Al-insan bi at-takhyir wa Allah bi at-takdir, manusia kita menginginkan begini dan begitu tetapi final absolut mutlak ada pada genggaman Allah SAW, biasanya pengasuh melepas alumninya di dampingi dengan pra wali santri di panggung terhormat namun inilah makna yang sebenarnya manusia itu hanya berencana Allah SAW yang menentukan, namun kita harus tetap bersyukur. Selamat mengabdi berkembang di masyarakat jangan kamu meminta uang lagi kepada orangtua! Lihatlah para asatidz kalian yang S1 nya masih dibiayai oleh orangtua? Tanya! Jika kalian tidak mampu untuk kuliah sudah cukup ilmu kamu pakai sampai di sini sudah pintar kalian, jika kalian hari ini menanam kebaikan maka hari esok kalian akan panen kehidupan Allah tidak buta dan tidak tuli kecuali apa yang kalian kerjakan hari ini dan besok akan ada dalam pemberitahuan Allah SAW, Inna robby ya alamu sesungguhnya Allah maha mengetahui …,” ujar Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren dengan tegas hingga kata-katanya dalam menyentuh hati para pendengar.

Diakhir acara Pesantren memberikan penghargaan bagi wisudawan/wati yang berprestasi dalam mengerjakan tugas NIHAIE.

-The Best Tahfidz

  1. Jenila Rahmawati
  2. Ariko Zaidy
  3. Athalah Nafis Purba

-The Best Paper

  1. Faqih Hasbih
  2. Syifa Aulia Afifah
  3. Rifadillah

-The Best Tadris

  1. Syifa Nur Hasanah
  2. Rizki Aulida
  3. Mita Nastria

-The Best Wada

  1. Ariyanto
  2. Monica Aprilla
  3. Fauzi Sulfa

-Santri Teladan

  1. Ariyanto
  2. Syifa Aulia Afifah

Setelah pembagian Penghargaan bagi santriwan/wati prestasi, acara selanjutnya adalah memberikan kenangan-kenangan untuk Pesantren dari angkatan IX kepada Pimpinan Pesantren, yang memberikannya adalah Monica Aprilla dan Faqih Hasbih sebagai ketua ISMAM 20. Acara selanjutnya adalah pembacaan doa yang dibawakan oleh Ustad, Nailur Rahman