Assalamualaikum… Apa kabar kalian? Jaga kesehatan ya, di masa yang masih pandemi ini. Saya yakin kok walaupun kalian Cuma makan SATE (sayur tempe) tetap bisa menjaga kesehatan.

Alhamdulillah, kita masih bisa dipertemukan oleh Allah SWT pada bulan yang suci ini yaitu bulan Muharram. Bulan yang Allah sucikan, bulan yang banyak terjadi didalamnya peristiwa yang besar, yang terjadi pada para nabi ketika itu. Maka jika kita  flashback kepada bulan Muharram, akan terlintas di benak kita

 نجح الله موسى واغرق فرعون

ketika Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan menenggalamkan fir’aun), ketika Nabi Adam AS diturunkan oleh Allah SWT dari syurga, Nabi Ibrahim AS dibakar oleh Raja Namrud, Nabi Yunus AS ditelan oleh ikan Nun, Nabi Nuh AS dan kapalnya dan masih banyak lainnya.

Sahabat Qalami Yang di Rahmati Oleh Allah SWT!!!

Nabi Adam AS merupakan bapak moyang kita, ketika beliau tinggal di syurga, Allah SWT telah memberikan tawaran kepada beliau. “Wahai Adam, nikmatilah apa-apa yang ada didalam syurga, makanlah makanan yang engkau mau, minumlah minuman yang engkau sukai dan pakailah pakaian yang engkau mau. Engkau meresa kesepian di syurga, telah aku berikan Hawa untuk menemanimu dikala kau kesepian, tapi adam, satu pintaku padamu

. ولاتقرب هذه الشجرة

 Jangan engkau dekatkan ini pohon (Pohon Buah Khuldi). Nabi Adam AS hanya melakukan satu dosa, Allah turunkan dari surga ke bumi. Turunnya Nabi Adam AS dari syurga terjadi pada bulan Muharram. Di dalam riwayat ketika Allah turunkan nabi adam dari syurga, nabi adam bersujud kepada Allah selama 40 tahun dan beristigfar

رَبّنَا ظَلَمْنَااَنْفُسَنَا وَاِنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَاوَتَرْحَمْنَالَنَكُوْنَنَّ مِنَالْخَاسِرِيْنَ

 Kita manusia yang banyak melakukan dosa, tapi mengharap surga? Tapi tenang aja kawan, dosa kita besar, tapi Rahmat-Ku lebih besar kata Allah, engkau berdoa dihadapanku, aku senyum kepadamu, engkau menangis dihadapanku, aku senang kepadamu. Itulah Nabi Adam AS.

Sahabat Qalami Yang di Rahmati Oleh Allah SWT!!!

Kira-kira kata (Beliau) diatas siapa ya? Cerita nabi siapa ya? Ia benar cerita diatas adalah kisah Nabi Yunus AS.

Wahai Orang Kafir, berimanlah kalian kepada Allah, maka jika tidak, Allah Akan mengazab kalian!! Lalu kaumnya berkata “kapan Allah akan mengazab kami?” lalu beliau menjawab “Nanti” lalu berkata kaum kafir “ kenapa tidak sekarang? Lalu beliau menjawab “nanti”. Setelah kejadian itu terjadi, maka ada rasa ragu di dalam hati beliau suatu keraguan terhadap Alllah SWT. “kira-kira Allah akan mengazab mereka ngak ya?”. Lalu beliau menghindar dari kaumnya dengan menggunakan perahu. Ketika perahu beliau naiki, selalu mati. Lalu ketika diundi sebanyak 3 kali penyebab kapal mati, ternyata beliau, yang menyebabkan beliau di turunkan dari perahu ke dasar laut. Ketika diturunkan dari perahu, dimakanlah beliau oleh ikan nun atas perintah Allah SWT. Sebagaimana yang ada didalam Al-Qur’an ظلمات ثلاث  (kegelapan ketika di dasar pantai, kegelapan ketika di malam hari dan kegelapan ketika di dalam perut ikan nun. Akhirnya beliau mengakui kesalahan kepada Allah SWT, karena keraguan di dalam hatinya. Lalu beliau berdo’a kepada Allah SWT لااله انت سبحنك اني كنت من الظالمين. 

Sahabat Qalami Yang di Rahmati Oleh Allah SWT!!!

Lalu selanjutnya, Nabi Nuh AS, salah satu nabi yang terkategorikan ulul azmi, nabi yang masuk peringkat 5. Mengapa demikian? Karena memang beliau memiliki kesabaran yang luar biasa dan pekerjaan yang sangat ulet. Nabi Nuh AS diberikan umur oleh Allah 950 tahun, berda’wah selama 900 tahun. Pagi, siang, sore beliau berda’wah dan hanya 80 orang yang beriman. Rata-ratanya Nabi Nuh AS berda’wah selama 10 tahun hanya mendapatkan 1 orang yang beriman. Kaum Nabi Nuh AS ini terkenal dengan kaum yang bengal, bajingan dan tidak mau dinasehati. Jika mereka di nasehati, maka mereka akan menyumpal telinga mereka dengan jari. Lalu Nabi Nuh AS meminta kepada Allah SWT untuk mengazab orang kafir ini. Lalu Nabi Nuh AS diperintahkan untuk membuat kapal nuh. Ketika Nabi Nuh AS mulai membuat kapal yang ia buat ditengah-tengah hutan, orang kafir pun ketika itu makin menjadi-jadi. “liat tuh sih nuh, tambah gila, buat perahu ditengah hutan” ucap kaum kafir. Itu merupakan potret seseorang yang menilai seseorang dari prosesnya bukan hasilnya. 80% jadi perahu nabi nuh, orang kafir menggelilinggi perahunya. Dan mereka ketika ingin membuang hajat/najis tidak lagi di WC, tapi di perahunya Nabi Nuh AS. Penuh tuh perahu dengan kotoran najis manusia. Suatu hari ada seseorang nenek tua, sakit stroke dan lumpuh. saking inginnya dia buang hajat di perahu Nabi Nuh AS, ia rela digendong tuh nenek sama anaknya menuju perahu. Selesai buang hajat, dia pegang tiang perahu, kemudian kepeleset jatuhlah ia ketumpukan najis. Tapi ajaibnya, penyakit stroke dan lumpuhnya hilang begitu saja. Sang nenek yang berangkatnya digendong karna penyakit lumpuh, pulangnya, lari si nenek, karna merasa senang penyakitnya sembuh. Di perjalanan tuh nenek bertemu seseorang. Dengan raut wajah yang penuh keheranan “lah ..nenek sehat? Berobat dimana nenek?” lalu nenek menjawab “ tuh diperahunya Nuh masih banyak obatnya!!”. Mendengar perkataan si nenek, orang berbondong-bondong menuju perahu Nabu Nuh AS untuk mengambil (obat manjur mantap). Seketika bersih lantai perahu, yang awalnya dipenuhi kotoran/najis manusia.

Lalu Nabi Nuh AS memerintahkan orang mu’min untuk memasuki kapal dan hewan ternak secara berpasangan. Diabsenlah oleh nabi nuh semua orang dan jangan sampai ada yang tertinggal. Ia hampir terlupa dengan anaknya kan’an. Lalu dicarilah di setiap lantai perahu si kan’an. Ketika Nabi Nuh AS berada di lantai paling atas kapal, melihatlah ia kepada kan’an yang berada dibawah. Lalu nabi menyeru ke kan’an untuk menaiki ke kapal. يابني اركب معنا. “Kan’an mari lu tong naik sama baba” ucap kan’an ”ngk mau pak, kan’an disini aja” ucap kan’an. ”nak, naik sama bapa, karna akan terjadi banjir yang besar nak!” ucap nabi nuh. “kalau ada banjir pak,

 ساوي الى جبل يعصمني من الماء maka akau akan lari ke gunung yang tinggi pak.” Lalu diterjanglah si kan’an oleh ombak yang sangat besar. Terjadinya banjir bah pada zaman Nabi Nuh AS juga terjadi pada bulan Muharram.

Sahabat Qalami Yang di Rahmati Oleh Allah SWT!!!

Mungkin tidak semua yang al-faqir menceritakannya, karna nanti akan terlalu panjang. Walaupun hanya sebagian, setidaknya kisah diatas menanambah wawasan kita tentang cerita para nabi dan peristiwa yang terjadi pada bulan muharram. Intinya pada bulan muharram ini kita perbanyak istigfar kita kepada Allah SWT. Dan mari pada momentum muharram ini kita banyak beristigfar, khusus kepada al-faqir sendiri dan semoga kita mendapat keutamaan, berkah dan hikmah dari bulan muharram ini. Semoga tulisan saya ini bermanfaat kepada para pembaca. Penulis hanya manusia biasa, yang jauh dari kata sempurna. Memiliki kesalahan baik kata, perbuatan dan perilaku. Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Al-faqir akan lanjutkan tulisan ini jika kita masih dipertemukan oleh Allah SWT di Muharram tahun 1443 H. Amien