puisi

Menuju Impian

Berawal dari langkah yang pasti kan ku jalani, Semangat diembun fajar hari ku lalui Senyap malam tak patahkan angan dari Sinar mentari tak lunakkan harapan ini. Rona rasa kian menusuk relung hati Hingga lubuk pun tak mampu berucap Melainkan gairah diri yang terikat melalui seluk beluk Hati yang tak mampu khianat Ketika rasa telah terbelenggu dalam diri Seakan menyekat perasaan hati Sungguh lentera hati kian gemerlap Agar menjadi penerang meraih asa Walau lingkaran pertempuran kian tertantang Aku pun tak akan…

Read More

Fall In The Dark

Sungguh aku takut Tuk menyapa hari esok, lusa, dan seterusnya. Rasa gelisah, sesal dan benci menjadi satu Berpadu mennjadi Satu Ku ingin lari dari kenyataan Ku ingin tidur sepanjang waktu Dan ketika terbangun Berharap dunia telah merubah keadaan Tetapi semua hanyalah hayalan Dan hanya menjadi angan-angan Entah sejak kapan Aku tak mengenal siapa diriku Aku terlalu bodoh Hingga terperosok Kedalam lubang kegelapan Yang tak secerah pun Cahaya hadir menerangiku Sungguhku ingin keluar Tapi aku tak mampu Aku lelah karena selalu…

Read More

Goresan

Luka Seseorang bisa sampai putus asa Bahkan mati jiwa Seolah luka pembunuh rasa Jika luka amat menghina Masihkah ada obat Penyembuh diesok lusa? Luka Menyimpulkan rasa tak bermakna Makna tak berguna Itulah fakta yang sangat nyata Aku menjerit Tak kuasa menahan sakit Kurasa nafasku terhenti Oleh luka menyayat hati Luka Memang kejam Seperti teriris pisau tajam Yang menusuk begitu dalam Luka Kau tinggalkan bekas pilu Dalam ingatan terdalamku Luka…lalu, kapan semua ini berlalu? Entahlah, aku pun tak tau # Maemunah…

Read More

KETIKA HATI BERKATA

Aku terjebak disini Tak ada satu orangpun mengetahui Hanya desiran darah hangat Yang kuresapi Hati berkata Keluh kesah ini tak sanggup berkata Menyampaikan rasa lelah yang ia rasa Rasa ini sungguh nyata Aku tak mengerti Tapi, apakah aku harus selalu menanti? Perjuanganku tak pernah berarti Namun selalu namamu yang terpampang Jelas dihati Aku selalu memintamu berhenti Sekian kali kau membawa luka di hati Menggores setiap kali ruangan disini Dan sekian kalinya aku tersakiti Namun, lagi-lagi engkau kembali # Raidah Salma…

Read More

Tak habis oleh waktu

Ayah… Kau mengajariku arti kehidupan Kau memberiku banyak pengalaman Maka tak heran,jika anakmu Merindukanmu Ayah…. Seringkali kita bercerita Beradu argumen disaat kita bersama Beberapa kali kau terpana Membiarkanku tertawa bahagia Tapi,kini kita tak banyak berjumpa Setelah jarak mengajarkan rasa rindu Kau membuatku merasa kehilangan satu sayap Sebagai penopang hidup Ayah… Hanya satu keyakinan anakmu Bahwa rasa cintamu Tak habis oleh waktu   Karya: Rosita Salman

Read More

Senandung Malam Yang Berseri

Seorang diri merasakan saat itu Udara yang menyentuh tubuh dengan sendu Sepasang bola mata menatap cahaya indah Gelapnya malam terlintas gelisah Diri ini ingin menyerupai bintang Menghadiri untuk menghiasi langit Tak pernah diragukan kedatangannya Akan membawa tatapan indah bagi yang melihatnya Angin malam terus menghembus halus Seakan memberi kenyemanan tenpa putus Disertai otak dan hati membawa arus Gelisah diri menahan situasi tidak bagus

Read More

Kenangan

Rindu yang membuat jemu Selalu datang bertamu Seakan bayang mengisi waktu Seakan masa lalu memburu Berjalan mengikuti lagu Menanti kenangan berlalu Juga risau menunggu Atmosfer semakin menipis Menyimpan kenangan berlapis lapis Menyambut rasa ingin menangis Alur kehidupan memang dinamis Sepeti musim hujan mengiringi Menjemput datangnya semi Karena kenangan tak bisa dinanti Juga tak pernah jadi mimpi Hanya waktu yang dapat memahami Kenangan Mungkinkah kembali?. #Karya Lulu dwi A.W santri wati kelas 3 muallimin, asal Bekasi.

Read More

Ini Aku

Cinta!!!! Boleh aku menangis dalam rindu yang haru? kau berhasil membuat aku mengingat dimana dulu aku pernah terjatuh dan bangkit kembali karena mu. Aku tau, jika aku tak secantik mereka yang pernah hadir dalam kehidupan mu. Aku tau, bahwa aku tak sepandai dan sehebat mereka. Tapi aku mohon… cintai aku seperti sayyidina Ali Bin Abi Thalib yang mencintai Fatimah Azzahra. Walaupun aku tahu. bahwa aku tak sekuat Siti Khadijah tak sepatuh Siti Aisyah dan tak sepandai dan sehebat Fatimah Azzahra.…

Read More

Tepian Hati

Hujan begitu deras… Sayup angin menggelitik jubahku yang basah. Terbangkan harapan ke langit malam yang kelam. Lampau temaram kota yang mulai redup, Sekali-kali mati, lalu hidup kembali. Aku berjalan perlahan… Diantara doa para istri yang menanti suaminya… Aku berjalan sambil bertasbih dari syurga yang memenjarakanku. Tangis ini mengalir, dari pipi ku yang memerah. Ditepian jalan diujung sana, masih terlihat setangkai mawar Yang terangkai indah.. Yang pernah ku coba berikan untukmu, dan kini hancur… Karena langkah hujan yang menyapu. Malam ini…

Read More

Pagi yang suram

                         Angin bertiup dari ufuk timur Menjatuhkan butiran-butiran jernih dari ujung daun. Matahari dengan malas mengintip dari balik gunung. Membangunkan setiap anak adam yang amsih terlelap tidur.       Anak kecil dengan wajah suram.       Berdiri dibawah pohon rindang.       Menunggu sesuatu datang pada dirinya.        Yang terkubur oleh kenangan pahit. Daun berlambai-lambai dengan lambat ditiup angin. Seperti enggan untuk tumbuh lagi. Membawa anak itu dari kemuranmannya. Yang semakin dalam…

Read More
Pondok Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah

Kantor SAS :

Jl. Wibawa Mukti 2 Rt.05/001 No.45, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, Kode Pos 17425.

Santri
Recent Posts